Minggu, 28 Februari 2010

457 ANGGOTA DPR HADIRI PARIPURNA CENTURY, FPPP HANYA 3 ORANG

Jumlah anggota DPR yang hadir dalam paripurna pengambilan keputusan atas laporan Pansus Century dihadiri oleh 457 anggota dari jumlah 560 anggota. Dari fraksi-fraksi yang hadir, hanya FPPP yang jumlah kehadirannya hanya 3 orang.

"Dari laporan daftar hadir yang kami terima, jumlah anggota yang hadir 457 dari 560 anggota. FPD
141 dari 148, FPG 98 dari 106, FPDIP 76 dari 94, FPKS 50 dari 57, FPAN 40 dari 46 dan FPPP 3 dari 38," kata Ketua DPR Marzuki Alie membacakan daftar hadir yang disambut tepuk tangan dan teriakan huuu karena jumlah dari FPPP hanya 3 orang.

"FPKB 17 dari 28, Fraksi Gerindra 24 dari 26, dan Fraksi Hanura 16 dari 17 anggota. Karena sudah kuorom, maka saya nyatakan sidang resmi dibuka dan terbuka untuk umum," tegas Marzuki yang didampingi 4 pimpinan DPR lainnya.

Sesaat setelah membacakan daftar hadir, suasana paripurna langsung diserbu perang interupsi. Interupsi pertama disampaikan oleh anggota DPR asal FPD Adjie Massaid. Adjie meminta agar pimpinan menunjukkan kebersamaannya dengan berdiri bersama sebelum memulai memimpin sidang.

"Ini untuk menunjukkan bahwa setelah kejadian kemarin kita kompak dan kita benar-benar bekerja untuk rakyat," pungkasnya.
PPP BERGUNCANG JELANG VONIS PARIPURNA CENTURY

Tak hanya Golkar yang diterpa isu perpecahan terkait persiapan voting angket Century dalam paripurna DPR, PPP pun juga dikabarkan demikian. Perseteruan antara ketua umum dan kader PPP pun terjadi soal memilih opsi A atau C.

"Memang di PPP belum ada satu suara, ada yang menghendaki opsi A yang didukung ketua umum Cs dan ada yang meminta opsi C yang didukung kelompok kritis PPP," kata politisi PPP yang tidak mau disebutkan namanya kepada detikcom, Rabu (3/3/2010).

Sumber itu menjelaskan, dalam rapat semalam, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali mengancam mundur dari jabatannya sebagai ketua umum jika Fraksi PPP memilih opsi C. Opsi A berarti menyatakan kebijakan bailout dan pelaksanaannya tidak bersalah dan opsi C berarti menyatakan kebijakan bailout dan pelaksanaannya bersalah.

"SDA memang berharap FPPP memilih opsi A, tetapi jika tidak bisa dikendalikan, SDA mempersilakan FPPP mengambil keputusannya. Bila fraksi memilih C, ketua umum akan langsung mundur sebagai ketua umum PPP," paparnya.

Sikap FPPP memang terlihat konsisten sejak pandangan sementara fraksinya di Pansus Century. FPPP menilai ada yang salah dalam proses bailout. Meskipun dalam kesimpulan akhirnya, FPPP tidak menyebut nama siapa yang salah dan bertanggung jawab.
TAK KUAT MELAWAN ARUS, KAPAL TONGKANG BERSANDAR

Pacitan: Kapal tongkang Trans Power 241 yang menarik muatan batu bara seberat 7908 metrik ton mengalami kerusakan mesin di bagian kiri. Ini disebabkan hempasan arus laut dari arah barat yang sangat kuat di perairan Laut Selatan. Menurut nakhoda kapal, Abdul Rozaq, Ahad (28/2) siang, kecepatan kapal yang berangkat dari Banjarmasih menuju Pembangkit Listrik Tenanga Uap (PLTU) Cilacap itu semakin lama semakin turun akibat dihantam arus laut. "Arus dari barat sangat kuat, kalau dipaksakan mesin bisa jebol," kata Abdul.

Guna menghindari kerusakan mesin kapal yang semakin parah, Ahmad memutuskan untuk bersandar di teluk Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur. Hingga siang ini, kapal tongkang yang berawak 10 orang itu masih berada di Teluk Pantai Teleng Ria. Menurut rencana, kapal melanjutkan perjalanannya menunggu perbaikan mesin dan bantuan kapal baru dari Kalimantan.

Sabtu, 27 Februari 2010

SYAFII TOLAK AJAKAN BERTEMU SBY
detikcom


Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif menolak memenuhi undangan untuk bertemu Presiden SBY yang ingin meminta nasihat terkait penyelesaian kasus Bank Century. Staf khusus SBY Andi Arief, mendekati Syafii dengan mengajaknya bertemu di sebuah hotel.

"Dia bilang Presiden SBY mau ketemu, saya bilang nggak lah. Sebagai warga negara saya mau bertemu, tapi kalau terkait Pansus Century saya nggak mau," tegas Syafii saat dihubungi detikcom via telepon, Rabu (24/2/2010).

Syafii menambahkan dia pun bertanya apa tujuan Istana mengundangnya terkait Pansus Century. Andi pun mengatakan SBY ingin meminta nasihat dari Buya, panggilan akrab Syafii.

"Apa yang dinasihati? Dia (SBY) itu kan lebih tahu dari saya. Pansus itu harus dituntaskan," kata Syafii.

Syafii mengatakan sikapnya sudah kukuh terkait dengan Century. Kasus ini harus diungkap habis. Bila bersedia bertemu SBY, sikap Syafii bisa ditafsirkan sebagai inkonsistensi.

"Century harus kita bongkar penuh. Kalau DPR masih punya hati nurani, hasil paripurna nanti akan sesuai dengan harapan rakyat," pungkasnya.

Andi Arief, Selasa (23/2/2010) kemarin malam membenarkan melakukan pertemuan dengan Syafii. Andi mengaku mengungkapkan data soal L/C fiktif Bank Century yang salah satunya menyeret nama inisiatof Pansus M Misbakhun. Syafii, kata Andi, kaget dengan data-data terkait Misbakhun yang disodorkannya.
MENCURI, ANGGOTA GENG FACEBOOK DITANGKAP
Liputan 6

Liputan6.com, Madiun: Terbukti melakukan pencurian, 13 anggota geng pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Madiun, Jawa Timur, Rabu (24/2), ditangkap

Polisi Sektor Wungu. Menariknya anggota geng yang diberi nama Ikatan Bocah Bronis Jamaah Insan Kasmaran atau "IBJIK" ini membangun sindikat lewat situs jejaring sosial facebook, yang semakin hari jumlahnya semakin bertambah.

Di hadapan polisi, salah satu tersangka mengaku sering melakukan pencurian di sejumlah toko wilayah Kota dan Kabupaten Madiun, hasil dari pencurian tersebut mereka gunakan untuk mabuk dan bersenang-senang.

Kepala Kepolisian Sektor Wungu, Ajun Komisaris Polisi Asih Dwi Yuliati menuturkan, saat ini anggota geng pelajar tersebut telah mencapai 30 orang, mereka berkomunikasi dan merencanakan pencurian lewat facebook. Modus pencurian yang digunakan geng ini adalah salah seorang pura-pura ingin membeli di salah satu toko, saat penjual sedang melayani, anggota lainnya langsung mengambil barang-barang di toko tersebut.

Polisi akan menjerat pelaku dengan pasal 363 KUHP yaitu melakukan pencurian secara bersama-sama. Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda, telepon genggam, dan sejumlah minuman botol.
DEMO PENUNTASAN KASUS CENTURY TERUS TERJADI
Liputan 6

Liputan6.com, Jakarta: Demonstrasi menuntut penyelesaian kasus Bank Century kembali terjadi. Puluhan mahasiswa berunjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (27/2). Mereka mendesak Wakil Presiden Indonesia Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati segera diadili.

Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Nusantara membawa spanduk dan poster bergambar Boediono dan Sri Mulyani. Rencananya, mahasiswa akan menggelar aksi lebih besar saat rapat paripurna DPR pada 2 hingga 4 Maret mendatang.

Sebelumnya, unjuk rasa serupa digelar di beberapa wilayah di Tanah Air. Puluhan mahasiswa di Yogyakarta, Solo, dan Surabaya, misalnya. Mereka berunjuk rasa meminta agar kemelut Century segera diselesaikan

Rabu, 17 Februari 2010

Kunjungi DPR, JK Tegaskan PMI Siap Bantu Rakyat Hadapi Banjir
detikcom


[Kunjungi DPR, JK Tegaskan PMI Siap Bantu Rakyat Hadapi Banjir] Kunjungi DPR, JK Tegaskan PMI Siap Bantu Rakyat Hadapi Banjir

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) datang mengunjungi DPR RI sebagai Ketua Palang Merah Indonesia. JK menegaskan, PMI siap membantu masyarakat dalam menghadapi banjir.

"PMI siap, selalu, always, hadapi Banjir," kata JK dalam RDP Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/2/2010).

Menurut JK, selama banjir melanda, PMI sudah melepas bantuan ke seluruh korban banjir dan tidak hanya di Jakarta. JK menegaskan, PMI akan selalu membantu warga yang membutuhkan.

"Tugas yang melekat pada PMI adalah menyelamatkan warga. Rumah sakit tidak pernah tutup dan karena itu PMI tidak pernah tutup," ujar JK sambil tersenyum.

Pada kesempatan ini, JK juga menyampaikan kesiapan PMI dalam mengumpulkan darah. Menurut JK, semangat warga mendonorkan darah masih relatif rendah.

"Selain itu adalah darah. Kami mempunyai program ke depan yang akan mencapai kebutuhan itu. Kami membutuhkan langkah meningkatkan kapasitas dua kali dari saat ini," papar JK.

"Mengenai tes HIV AIDS, Sipilis, dan lain-lain tetap kita lakukan. Di banyak negara memakai 10 test tapi di kita memakai 4 test saja," tutupnya.

Selasa, 09 Februari 2010

Menlu: Obama Ingin Tunjukkan Kedekatan dengan Indonesia
detikcom


[Menlu: Obama Ingin Tunjukkan Kedekatan dengan Indonesia] Menlu: Obama Ingin Tunjukkan Kedekatan dengan Indonesia

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia Maret mendatang tidak hanya merupakan kunjungan antara pemerintah dengan pemerintah.

Obama, yang semasa kecil pernah tinggal di Indonesia, ingin kunjungannya ke Indonesia bersifat menyeluruh dan menunjukkan kedekatan tersendiri.

"Beliau (Obama) ingin menunjukkan kedekatan secara pribadi dengan Indonesia, dan kedekatan AS dengan Indonesia," kata Menlu usai menutup rapat kerja Pimpinan Kementrian Luar Negeri (Kemlu) dan Kepala Perwakilan RI di luar negeri, di kantor Kemlu, Jl Pejambon, Selasa (9/2/2010).

Mengenai acara apa saja yang akan diikuti oleh Obama di Indonesia, Menlu belum bisa memastikan. Menlu masih menunggu perkembangan pembahasan dari Gedung Putih.

"Semua sedang dirancang, kami tidak mau mendahului," kata Menlu.

Namun yang pasti, lanjutnya, Indonesia akan mempersiapkan kedatangan presiden kulit hitam pertama di AS itu dengan matang, baik teknis maupun substansi.

"Kalau presiden kita ke luar negeri, kan juga persiapannya matang," ujar Menlu yang belum memastikan tanggal berapa tepatnya Obama datang ke Indonesia.
Orang Tua Nova Bersyukur Anaknya Ditemukan
detikcom


Kedua orang tua Marietta Nova Triani atau Nova (14) bersyukur putrinya yang hilang sejak 6 Februari 2010 lalu telah ditemukan. Nova ditemukan bersama Ari, pria yang diduga kekasihnya.

"Kita bersyukur sebagai orang tua, anak telah kembali lagi. Untuk urusan ketemunya di mana silakan tanya ke polisi," ujar ayah Nova, Heri Kristiono saat tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (9/2/2010) pukul 02.10 WIB.

Heri mengenakan kaos biru ditemani istrinya yang mengenakan kaos putih.

Sebelumnya tim penyidik yang dipimpin oleh Kompol Audie Latuheru dan AKP Danang D Kartiko menemukan keduanya di kawasan Jatiwung, Tangerang sore tadi.

"Saat ditemukan mereka sedang jalan berdua di daerah Jatiwung," ungkap sumber tersebut.

Nama Ari disebut oleh ayah Nova, Heri Kristiono, sebagai orang yang diduga membawa Nova dari kediaman keluarganya di BSD sejak Sabtu 6 Februari 2010 lalu. Ari diketahui pernah mengirim pesan singkat dan pesan tertulis dalam Facebook untuk bertemu dengan Nova.

Penelusuran detikcom, Ari menggunakan akun bernama 'Arie Power'. Dalam facebooknya terdapat foto-foto Nova yang diberi nama sebagai 'bundaqw'.

Ari juga membuat Status 'Married' di facebooknya mulai pada tanggal 20 Januari 2010.
Polisi: Alat Skimmer Dibeli dari Singapura
detikcom

[Polisi: Alat Skimmer Dibeli dari Singapura] Polisi: Alat Skimmer Dibeli dari Singapura

Polisi telah menangkap G, pelaku penyuplai alat skimmer dan penggandaan kartu kredit. G mendapatkan alat itu dari pusat perbelanjaan di Singapura.

"Peralatan dibeli di Singapura," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Gedung PTIK, Jl Tirtayasa, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2010).

Informasi yang dikumpulkan detikcom, G membeli skimmer di Singapura seharga 1.000 SGD. Namun G mengaku, alat skimmer itu sudah dilenyapkannya saat tersangka lainnya yakni J alias Y ditangkap Mabes Polri.

Sebelumnya, Mabes Polri menangkap G pada 8 Februari pukul 22.10 WIB di Sidoarjo. G merupakan penyuplai alat skimmer dan penggandaan kartu kredit.

Menurut Edward, G mempunyai keterlibatan dengan dua jaringan yaitu jaringan pembobol bank di Bali dengan menggunakan alat skimmer dan jaringan di Bandung terkait penggandaan kartu kredit.
Ketua STIP: Kekerasan di Video Itu Terjadi 2006, Kami Sudah Berubah
detikcom


Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) telah melakukan perbaikan internal menyusul beredarnya video kekerasan yang terjadi pada tahun 2006. CCTV dipasang untuk membantu pengawasan. STIP juga menggelar tes urine untuk memberantas narkoba di kampus.

"Itu gambar tahun 2006. Dan di tahun 2008, kami sudah berubah tidak ada yang seperti itu lagi. Itu video rangkaian dari gambar tahun 2006. Pelaku-pelaku itu sudah lulus tahun 2009," kata Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, Yan Riswandi, dihubungi detikcom, Selasa (9/2/2010).

STIP sudah melakukan pengawasan, pembinaan dan perbaikan SDM. "Kami juga menggunakan CCTV untuk memantau. Organisasi kami benahi. Kami melakukan perbaikan tahun 2008 dan itu kejadian tahun 2006," ujar dia.

Apa buktinya kekerasan itu bukan terjadi sekarang? "Bisa cek dari pangkat yang digunakan. Saat ini, pangkat yang digunakan berada di lengan sejak September 2008. Dulunya di pundak. Jadi kita bisa tahu perbedaannya," kata Yan.

Sabu

Dalam kesempatan itu, Yan juga membantah penemuan sabu dan bong di kamar STIP.

"Itu bukan di kamar STIP. Di kamar STIP tidak menggunakan karpet. Saya tidak tahu tempatnya. Kemungkinan bisa kosan atau di rumah tangga," kata Yan.

Menurut dia, STIP beberapa waktu lalu melakukan tes random urine untuk narkoba.

"Kalau di luar, itu bukan kewenangan kami, kewenangan aparat dan masyarakat.
Jadi penggunaan sabu bukan di STIP," ujar dia.